MultimediaNews

Humanis

Wujudkan Pemerintahan Transparan, Polda Jateng Resmi Luncurkan SIPADES

Multimedianews.polri.go.id - JAWA TENGAH. Dalam pemantauan penggunaan dana desa yang pada 2018 rencananya akan mencapai 100 triliun rupiah, Polda Jawa Tengah luncurkan Sipades (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Desa). Aplikasi tersebut telah diuji cobakan pertama kali di Kabupaten Batang, tempat asal sistem itu dibuat.

Setelah diluncurkan secara resmi, aplikasi tersebut akan diterapkan di seluruh desa di Jawa Tengah dan apabila sistem ini berhasil, diharapkan bisa diterapkan di seluruh Indonesia, mengingat penggunaan dana desa harus dipertanggungjawabkan secara transparan.

“Dengan demikian, masyarakat akan mendapatkan informasi dana desa tersebut secara transparan,” ujar Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum.

Selain itu, ia mengatakan Bhabinkamtibmas yang ada dijajaran wilayah hukum Polda Jawa Tengah nantinya akan mendampingi melalui Sipades terkait pengelolaan dana desa di desa-desa yang tersebar di Jawa Tengah.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D mengatakan aplikasi tersebut merupakan program dari Kepolisian dalam rangka merancang pertumbuhan ekonomi. 

“Aktivasi program yang pertama yaitu sistem informasi pendampingan dana desa. Inilah program dari kepolisian dalam rangka merancang pertumbuhan ekonomi, sehingga desa diberikan anggaran yang tujuannya untuk menstimulasi pembangunan padat karya. Persoalannya adalah bagaimana agar dana ini efisien terlaksana tidak terjadi penyimpangan,” ujar Kapolri.

Kapolri juga berharap aplikasi ini tidak hanya berlaku untuk Kepolisian namun untuk jajaran Pemda.

“Saya berharap program ini tidak hanya berlaku untuk Kepolisian tapi juga bisa digunakan bagi teman-teman di jajaran Pemda bahkan masyarakat sehingga ada sistem transparansi dalam penggunaan dana desa ini,” pungkasnya.

(vi/lm/rp)

   
MultimediaNews
Jalan Trunojoyo No. 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia.